menu
user

Jakarta - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya memberhentikan secara resmi kompetisi sepakbola profesional di Indonesia pada musim 2019/2020. Alhasil, Liga 1 dan Liga 2 2020 pun harus setop.

Hal ini diputuskan setelah diadakannya rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Rabu (20/1/2021) siang WIB. Dalam rapat itu ada empat keputusan, salah satunya adalah memberhentikan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Kompetisi akhirnya harus disetop setelah tidak ada kejelasan sejak ditangguhkan Maret lalu karena pandemi virus corona. Keinginan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menggulirkan kompetisi di tengah pandemi juga selalu gagal.

Setidaknya ada tiga kali percobaan, yakni di bulan Oktober, November, dan Desember, tapi permohonan izin ditolak terus oleh pihak Kepolisian. Klub-klub peserta meminta PSSI untuk menyetop kompetisi yang sejatinya baru dihelat tiga pekan itu.

"Berdasarkan masukan yang kemudian dibahas Exco PSSI, akhirnya diputuskan soal kejelasan Liga 1 dan 2. Exco PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 dibatalkan," ujar Ketum PSSI Mochamad Iriawan dalam keterangan resminya.

Dengan demikian, PT LIB, seluruh klub peserta kompetisi, dan pihak sponsor bisa menuntaskan persoalan dana dalam waktu dekat ini. Diharapkan nantinya kompetisi musim baru 2020/2021 bisa bergulir lagi ketika izin kepolisian sudah turun.

Sampai saat ini PSSI dan PT LIB masih terus mengupayakan izin turun dari pihak Polri agar kompetisi bergulir, sehingga roda perekonomian sepakbola lokal dapat berjalan.

Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menambahkan dalam virtual meeting itu, klub Liga 1 dan 2 rata-rata menginginkan kompetisi musim 2020 dibatalkan.

"Kesimpulannya klub-klub Liga 1 ingin menatap musim baru. Mereka menginginkan musim 2020 dibatalkan dan musim 2021 dimulai. Demikian pula dengan mayoritas klub Liga 2 sepakat agar kompetisi musim 2020 dibatalkan,'' ujar Sudjarno.

Komentar
paper plane