URnews

Ramah Disabilitas, MRT Jakarta Raih DTKJ Awards 2020

Anisa Kurniasih,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ramah Disabilitas, MRT Jakarta Raih DTKJ Awards 2020
Image: Ketua DTKJ Haris Muhamadun (kanan) menyerahkan penghargaan platinum award pada Corporate Secretary MRT Jakarta Muhamad Kamaludin (tengah) disakaikan ketua Pelaksana DTKJ Award Herman Limbong (kiri) di Jakarta, Senin (1/12/2020)

Jakarta - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menetapkan operator transportasi MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta memperoleh predikat Platinum atau terbaik dalam memberikan layanan bagi kalangan disabilitas.

MRT dinilai Dewan Juri telah menyiapkan sarana dan prasarana serta layanan yang baik bagi kalangan disabilitas. 

"Kami berharap bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan", kata Ketua DTKJ Haris Muhamadun di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Haris menambahkan, DTKJ Award bukan hanya semata skoring tapi menjadi catatan sebagai sarana peluang untuk perbaikan.

Selain MRT Jakarta, operator lain juga mendapatkan predikat gold yakni LRT Jakarta.

Sedangkan peraih predikat silver diantaranya Angkasa Pura II, KAI Commuter, IPC, Damri, PPD, RailLink, KAI, TransJakarta. 

Penilaian didasarkan pada kemudahan penyandang disabilitas dalam mengakses moda transportasi serta pendukung lain seperti layanan penjelasan melalui audio.

Dalam sambutannya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan kepedulian kepada kalangan disabilitas bagi para penyelenggara transportasi.

"Semua mesti memberi perhatian serius dan kepedulian bagi kalangan disabilitas karena mereka juga memiliki hak untuk bertransportasi", kata Budi Karya Sumadi.

Sedangkan Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa layanan bagi kalangan disabilitas menjadi tolak ukur kualitas layanan transportasi.

"Kalau kalangan disabilitas terlayani dengan baik pasti yang lain juga terlayani dengan baik", kata Anies.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo juga menyatakan pihaknya terus menyiapkan sarana dan prasarana layanan bagi kalangan disabilitas.

"Contohnya Trans Jakarta Care. Kaum disabilitas bisa menghubungi nomor hotline lalu membuat perjanjian maka keesokannya mereka bisa dijemput dari rumah ke halte Trans Jakarta terdekat dan seterusnya diantar sampai tujuan," ungkap Syafrin Liputo.

Selanjutnya staf khusus Presiden untuk masalah sosial Angkie Yudistia yang juga penyandang tuna rungu menyoroti Peraturan Presiden (PP no 42 Tahun 2020) yang terkait aksesibiltas bertransportasi yang layak bagi kalangan disabilitas.

"Pada tahun 2021 Indonesia akan memiliki Komunitas Nasional (Komnas) disabilitas untuk mewujudkan NKRI yang ramah bagi kaum disabilitas dengan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan daerah serta sejumlah organisasi komunitas serta stake holder lainnya," jelas Angkie.

Komentar
paper plane