menu
user

Jakarta - Pesawat Sriwijaya Air SJ182 hilang kontak dalam penerbangan Jakarta -Pontianak. Mendengar kabar tersebut netizen pun ramai-ramai menggunakan aplikasi Flightradar24 untuk ikut mengecek.

Flightradar24 menyajikan lalu lintas udara secara real-time. Baik itu lokasi pesawat, nomor lambung, ketinggian dan jejak perjalanan.

Aplikasi ini menggabungkan dan menganalisis  data penerbangan yang berasal dari teknologi Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B) yang tertanam di setiap pesawat komersial.

Flightradar24 memiliki jaringan lebih dari 17.000 penerima sinyal atau receiver ADS-B di pesawat seluruh dunia yang kemudian ditampilkan dalam aplikasi dan situsnya.

Selain ADS-B, juga memanfaatkan teknik Multilateration untuk mengetahui posisi pesawat yang tidak dilengkapi ADS-B, FLARM yang banyak digunakan banyak digunakan pada pesawat dengan ukuran yang kecil, dan Radar Data Amerika Utara.

Nah kembali ke Sriwijaya Air SJ182, hasil pantauan Flightradar24, pesawat tersebut hilang setelah 4 menit meninggalkan landasan Soekarno Hatta.

Pesawat tersebut hilang kontak saat melakukan penerbangan dengan ketinggian lebih dari 10.000 kaki dalam waktu kurang dari satu menit.

Pesawat Sriwijaya Air yang hilang berjenis Boeing 737-524. Memiliki kode penerbangan SJ182 dengan nomor registrasi PK-CLC  dan serial number (MSN)  27323.

Komentar
paper plane