menu
user

London - Mesut Oezil akhirnya mengucapkan selamat tinggal juga kepada Arsenal. Oezil kini pulang kampung ke Turki dan gabung Fenerbahce.

Masa depan Oezil sempat dispekulasikan menyusul disingkirkannya dia dari tim utama sejak Maret 2020. Oezil bahkan tidak didaftarkan oleh Arsenal di paruh pertama musim ini, baik di Inggris maupun Eropa.

Karena kondisi tidak akan berubah sampai akhir musim, maka Oezil dan Arsenal mencari jalan keluar di bursa transfer musim dingin ini. Setelah melalui negosiasi alot, Arsenal rela juga melepas Oezil secara cuma-cuma, enam bulan lebih cepat dari seharusnya.

Oezil pun jadi pemain bebas dan langsung menuntaskan proses negosiasinya dengan Fenerbahce, klub yang sudah lama mengincarnya. Oezil pun langsung terbang ke Istanbul, Turki, Senin (18/1/2021) kemarin untuk penandantanganan kontrak.

Oezil mau menurunkan gajinya jauh dari 350 ribu pun per pekan di Arsenal, menjadi "cuma" 65 ribu per pekan atau sekitar Rp 1,2 miliar. Meski demikian, Oezil akan mendapat bonus-bonus tergantung dari performanya selama di Fenerbahce.

Pemain yang pernah memperkuat Timnas Jerman itu akan dikontrak selama tiga tahun dan mengenakan seragam nomor punggung 67. Nomor ini merupakan nomor kode pos di Provinsi Zonguldak, Turki.

Di situlah merupakan tempat tinggal kakek dan nenek Oezil, tepatnya di Distrik Devrek. Mereka pada akhirnya bermigrasi ke Jerman pada tahun 60-an hingga Oezil lahir di sana dan memilih membela Timnas Jerman.

Berakhir sudah masa tinggal Oezil di Emirates Stadium sejak tahun 2014. Saat itu Arsenal membelinya dari Real Madrid dengan banderol 42 juta paun, pemain termahal klub.

Oezil membawa Arsenal meraih empat Piala FA dan mencatatkan 44 gol serta 77 assist dari 254 penampilan. Sayang, Oezil mulai terbuang saat Unai Emery dan Mikel Arteta datang ke klub itu.

Selamat datang di Fenerbahce, Oezil!

Komentar
paper plane