menu
user

Leicester - Leicester City sementara memuncaki klasemen Liga Inggris usai mengalahkan Chelsea 2-0. Kekalahan yang membuat The Blues makin terpuruk saja. Duh!

Leicester lagi on fire karena tak terkalahkan di lima pertandingan terakhirnya, tiga menang dan dua imbang.

Sementara, Chelsea justru masih naik-turun penampilannya sehingga tidak diunggulkan menang kala bertemu di King Power Stadium, Rabu (20/1/2021) dini hari WIB.

Leicester memainkan tim terbaiknya termasuk Jamie Vardy dan James Maddison di lini serang. Bermain menyerang sejak menit awal, Leicester sudah unggul 1-0 pada menit keenam.

Bola liar di depan kotak penalti jatuh di kaki Wilfried Ndidi dan langsung ditembak ke sudut kanan gawang. Edouard Mendy yang sudah mati langkah cuma bisa terpaku melihat gawangnya bobol.

Setelah itu, Chelsea benar-benar kesulitan mencari peluang di kotak penalti Leicester. Permainan disiplin Leicester menyulitkan Chelsea untuk mengembangkan diri sepanjang babak pertama.

Empat menit sebelum turun minum, Chelsea menggandakan skor. James Maddison mendapat ruang bebas saat menerima umpan lambung Marc Albrighton. Dengan sepakan kaki kanannya, bola dihujamkan ke gawang Mendy.

Pada babak kedua, Chelsea coba mengejar tapi selalu gagal karena hingga akhir laga, skor 2-0 untuk kemenangan Leicester bertahan.

The Foxes berhak menguasai puncak klasemen dengan 38 poin dari 19 pertandingan, unggul dua poin atas Manchester United di posisi kedua.

Bagi Brendan Rodgers, ini adalah kemenangan perdananya atas Chelsea setelah selalu gagal dari 11 kesempatan sebelumnya. Leicester menang 30 dari 35 pertandingan bersama Rodgers ketika bikin gol lebih dulu.

Chelsea makin rapuh saja di bawah Frank Lampard pada laga tandang, karena cuma bikin 17 persen clean sheet di Premier League, 5 dari 29 laga.

Chelsea lantas kian terbenam di posisi kedelapan dengan 29 poin dan selisih 10 poin dari Leicester. Hati-hati Lampard, pekerjaanmu dalam bahaya.

Komentar
paper plane